Ketahui tentang merajut



Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang dan mengubahnya jadi hobi yang bermanfaat, seperti merajut.

Merajut merupakan kegiatan yang bisa jadi hobi atau kegemaran sehingga bisa dilakukan sambil bersantai di waktu luang. Namun, saat ini merajut tak hanya digemari oleh orang yang sudah tua saja. Bahkan remaja sekali pun sudah banyak yang menyukainya dan menjadikannya sebagai hobi.

Merajut bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan tangan dan bisa juga menggunakan mesin. 

Berikut alat dan bahan yang diperlukan untuk merajut:

1) BENANG RAJUT

Bahan dasar yang dibutuhkan untuk merajut adalah benang. 

Benang merupakan salah satu bahan yang paling umum digunakan untuk merajut, memiliki bobot bervariasi yang perlu dipertimbangkan saat mengikuti pola.

Benang untuk rajutan tangan biasanya dijual dalam bentuk bola atau gelendong, dan bisa juga dililitkan pada gulungan atau kerucut.

Benang dikelompokkan berdasarkan ketebalannya menjadi enam kategori: superfine, fine, light, medium, bulky dan superbulky, di Inggris benang diukur sebagai 1ply, 2ply, 3ply, 4ply, 5ply, 8ply (atau double knit), 10ply dan 12ply (triple knit).

2) JARUM

Jarum rajut atau hakpen adalah alat yang dipakai sewaktu merajut benang dengan tangan untuk menghasilkan kain rajutan

Bentuknya yang paling umum berupa batang panjang yang meruncing pada salah satu ujungnya, tetapi tidak seruncing jarum jahit.

Alat ini tersedia dalam berbagai ukuran berdasarkan diameter dan panjang jarum. Ukuran jarum rajut yang dipakai disesuaikan dengan tebal benang yang ingin dirajut.

Kemudian, ada beberapa teknik merajut

1. Rajutan Ganda

Sebuah teknik yang digunakan untuk membuat kain datar, halus, dan dapat dibalik yang terlihat seperti stockinette atau jersey di kedua sisinya, bukan memiliki bagian muka rajutan dan sisi sebaliknya yang purl.

2. Rajutan Besar

Rajutan mega adalah istilah yang baru-baru ini diciptakan dan berkaitan dengan penggunaan jarum rajut yang berdiameter lebih dari atau sama dengan setengah inci.

Rajutan mega menggunakan jahitan dan teknik yang sama seperti rajutan konvensional, hanya saja pengait diukir di ujung jarum. Jarum yang bengkok sangat meningkatkan kendali pekerjaan, menangkap jahitan dan mencegahnya terlepas.

3. Rajutan Mikro

Rajutan mikro atau rajutan mini menggunakan benang dan jarum yang sangat halus.


Komentar